Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penguatan STEM Education Leadership | Kabupaten Sumedang

Penguatan STEM Education Leadership | Kabupaten Sumedang. Sobat GS tiga  periode yang sudah dilalui dalam kegiatan komunitas belajar online bulanan;
  1. Bulan Maret sd Juni 2020 Paparan/sharing best practice  open lesson waktu sebelum pandemi covid 
  2. Bulan Juli sd November 2020 Solusi PJJ melalui pembelajaran tematik berbasis projek /PjBL dan dipresentasi di seminar Internasional  ICLS 11 dari tanggal 1- 3 September 2020 di Universitas lambung Mangkurat Kalimantan
  3. Bulan Desember 2020 sd September 2021 pembelajaran melalui TBLA mulai dari perencanaan, open lesson daring dari 4 guru model dilanjutkan refleksi, penulisan KTI dan ini juga diseminarkan di ICLS 12. pada tanggal 8 - 11 September 2021 Di Universitas Muhammadiyah Semarang.
Dengan semangat perubahan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 ini komunitas belajar online bulanan (LSLC) masuk ke Periode berikutnya dengan mengusung tema besar “Penguatan STEM Education Leadership

Penguatan STEM Education Leadership | Kabupaten Sumedang. Sobat GS tiga  periode yang sudah dilalui dalam kegiatan komunitas belajar online bulanan; Bulan Maret sd Juni 2020 Paparan/sharing best practice  open lesson waktu sebelum pandemi covid  Bulan Juli sd November 2020 Solusi PJJ melalui pembelajaran tematik berbasis projek /PjBL Bulan Desember 2020 sd September 2021 pembelajaran melalui TBLA mulai dari perencanaan, open lesson daring dari 4 guru model dilanjutkan refleksi, penulisan KTI dan diseminarkan di ICLS 12. dan di hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021 ini masuk ke Periode berikutnya dengan mengusung tema besar “Penguatan STEM Education Leadership”

Pertemuan kali ini sangat istimewa karena dihadiri pula oleh Kasi Kurikulum baru Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Bpk Wawan Herlawan,S.Pd.,M.M.Pd serta elemen lainnya dari  :
  • Koordinator dan Pengawas sekolah
  • Kepala Sekolah
  • Guru mulai TK,SD, SMP,SMA /SMK
  • Mahasiswa, 
  • Dosen 

Penguatan STEM Educational Leadership Dibuka Oleh Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang H. Edi Suwardi,M.Pd yang konsisten mengawal Lesson Study di Kabupaten Sumedang sejak 2006 dan mendukung terus aktivitas Komunitas Belajar online Bulanan yang sebentar lagi masuk masa Purnabakti memberikan beberapa penguatan pada kegiatan Komunitas belajar online :
  1. Kegiatan LSLC/Komunitas Belajar online bulanan adalah media pembinaan para Guru yang harus didukung dan difasilitasi oleh para pengawas, kepala sekolah dan dinas Pendidikan.
  2. Target pencapaian pendidikan di Kabupaten Sumedang khususnya dan Indonesia umumnya bermuara pada Pendidikan abad 21,  sehingga pendekatan 7 komplementer yang digagas Kadisdik Kab Sumedang , H.Agus Wahidin,S.Pd,.M.Si, bukan hanya pada tataran konsep tapi sudah harus teraplikasi didalam kelas, baik melalui model PBL, PjBL,IBL, STEM, Computational Thinking (CT). Dan itu semua bisa di implementasikan secara bersama-sama di kegiatan Lesson Study (komunitas belajar), dengan bersama merancang pembelajaran, diskusi desain pembelajaran, bagaimana  memberi bantuan terhadap siswanya, kemudian di refleksi, itu semua dilaksanakan dalam Lesson study for learning community, inilah kunci bagaimana Pendidikan ini bisa maju.
  3. Pembelajaran yang dirancang sendiri, melaksanakan sendiri mengevalulasi sendiri akan sulit berkembang, maka dengan berkolaborasi itu semua akan sangat mudah serta pembelajaran akan semakin baik sehingga bisa membekali siswa secara maksimal. untuk itulah komunitas belajar untuk semua,  bukan hanya guru SMP, tapi semua pendidik yang memiliki integritas dan komitmen dalam pendidikan mulai dari TK.SD,SMP ,SMA/SMK dan Perguruan tinggi
Penguatan STEM Education Leadership.

Presiden ALSI Sumar Hendayana,Ph.D mengawali pemaparannya dengan mengapresiasi komunitas belajar online bulanan (lesson study for learning community/LSLC) yang menurut sepengetahuannya yang telah banyak berkeliling di Indonesia belum menemukan komunitas /lesson study yang berjalan konsisten seperti di Kabupaten Sumedang. 

Hal inipun diperkuat oleh pernyataaan Nivaty Telaumbanua pengawas Sekolah yang menjadi Instruktur guru penggerak, bahwa guru-guru di Kabupaten Sumedang melalui LSLC ini sudah terbiasa menjalankan apa yang saat ini sedang diprogramkan oleh Kemdikbud dengan guru penggeraknya.
 

Memotret Pendidikan Indonesia :

  1. Indek Pembangunan manusia 2020 di ASEAN (HDI,OECD report 2020Rangking 107 didunia dan posisi ke 5 di tingkat ASEAN, dengan rata-rata lama sekolah sampai SMP kelas 8.
    Indek Pembangunan manusia 2020 di ASEAN (HDI,OECD report 2020) Rangking 107 didunia dan posisi ke 5 di tingkat ASEAN, dengan rata-rata lama sekolah sampai SMP kelas 8.

  2. Skor PISA rata - rata siswa Indonesia (PISA 2018) sangat jauh dibawah rata-rata OECD, AKM yang baru ini dilaksanakan mengadopsi PISA yaitu literasi membaca dan numerasi (matematika).
    Skor PISA rata - rata siswa Indonesia (PISA 2018) ; AKM yang baru ini dilaksanakan mengadopsi PISA yaitu literasi membaca dan numerasi (matematika).

  3. Durasi Penutupan Sekolah selama Covid-19 dan dampak terhadap Indonesia (Global School Closure, may 2021 ). Hampir 69 juta  siswa Indonesia kehilangan kesempatan belajar  Bank Dunia (selama 4 bulan dari Maret s.d Juli 2020) menyebutkan bahwa :
    • Memperkirakan anak-anak Indonesia kehilangan 11 poin PISA pada aspek membaca, 
    • Memperkirakan kehilangan US 249 Dolar pendapatan individu tahunan.
Durasi Penutupan Sekolah selama Covid-19 dan dampak terhadap Indonesia (Global School Closure, may 2021 ). Hampir 69 juta  siswa Indonesia kehilangan kesempatan belajar  BanK Dunia (selama 4 bulan dari Maret s.d Juli 2020) menyebutkan bahwa : Memperkirakan anak-anak Indonesia kehilangan 11 poin PISA pada aspek membaca,  Memperkirakan kehilangan US 249 Dolar pendapatan individu tahunan.
Dalam kondisi normal saja tingkat kemampuan pelajar Indonesia dalam literasi membaca, matematika dan sain jauh dibawah rata-rata OECD, apalagi situasi saat ini dengan  pandemic covid-19 dikhawatirkan posisi pendidikan Indonesia akan semakin terpuruk ! dengan  learning loss gap yang menganga ?
Mensikapi situasi dan kondisi tersebut,  bagaimana bisa berlari kencang untuk bisa mengejar ketertinggalan tersebut ? ujarnya melontarkan pertanyaan pada para peserta.
Sebuah pertanyaan yang harus dijawab dengan AKSI nyata,bukan hanya sebatas tataran konsep.

Kemudian Presiden ALSI ini menganalogikan LSLC sebagai kendaraan  yang bisa membawa muatan apa saja baik itu STEM, PjBL,PBL,IBL, CT, dll. 
untuk sintaks PjBL,PBL,IBL dan lainnya silahkan cek DISINI

LSLC adalah kendaraan yang membawa dan menghantarkan kepemimpinan (leadership) dalam pembelajaran, menggerakan kolega ,saling belajar melalui gerakan buka kelas (Open Class).

Dalam kondisi normal saja tingkat kemampuan pelajar Indonesia dalam literasi membaca, matematika dan sain jauh dibawah rata-rata OECD, bagaimana situasi saat ini dengan  pandemic covid-19 dikhawatirkan posisi pendidikan Indonesia akan semakin terpuruk !?  Bagaimana kita bisa berlari kencang untuk bisa mengejar ketertinggalan tersebut ? ujarnya melontarkan peranyaan pada para peserta. Sebuah pertanyaan yang harus dijawab dengan AKSI nyata.    Kemudian Presiden ALSI ini menganalogikan LSLC sebagai kendaraan  yang bisa membawa muatan apa saja baik itu STEM, CT, dll, LSLC membangun kepemimpinan (leadership) dalam belajar, menggerakan kolega ,saling belajar melalui gerakan buka kelas (Open Class)’

Praktek Lesson Study sejak 2006 banyak diadopsi oleh Pendidikan Indonesia, mulai dari program BERMUTU, dan saat ini melalui  Program Guru Penggerak serta Sekolah Pengerak , tujuan dari progam Guru penggerak adalah lahirnya guru-guru pemimpin dalam pembelajaran (leader pembelajaran), yang senantiasa membuat inovasi-inovasi pembelajaran, dan membawa teman-temannya untuk maju bersama agar kualitas pembelajaran itu meningkat dalam satu sekolah.

Kemudian melalui sekolah penggerak diharapkan terjadi peningkatan kualitas guru-guru disekolah dengan cara membuka kelas, merefleksi pembelajaran,  mendesain pembelajaran dan itu semua harus terjadi disebuah sekolah. 

Dengan guru-guru yang terlatih, maka kualitas pembelajaran juga meningkat  yang akhirnya bermuara pada tercapainya target  nasional pada literasi membaca, literasi numerasi dan literasi sains.

Melalui Lesson study for learning community ini kita ingin membangun kepemimpinan dalam pembelajaran (leadership pembelajaran), menguasai pembelajaran, mengajak, mengobservasi kelas dimana guru-guru belajar dan mendapat inspirasi dari teman guru lainnya melalui open class.

Penguatan STEM Education Leadership.

Apakah pembelajaran ibu dan bpk  sudah STEM ? 

Ciri STEM diawali dari adanya  problem yang kontekstual ,yang terjadi dalam  kehidupan sehari-hari, baik itu menggunakan model PBL,PjBLL Inquiry , untuk lebih jelasnya, cek contoh lembar kerja STEM.

Download Paparan Presiden ALSI tentang Penguatan STEM Education Leadership


Maju Terus Pendidikan Indonesia
Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

2 comments for "Penguatan STEM Education Leadership | Kabupaten Sumedang"

  1. Terimakasih telah memberikan inspirasi dalam penguatan STEM di Kab. Sumedang

    ReplyDelete
  2. Sama sama saling menginspirasi, berbagi dan kolaborasi. Tera kasih atas kunjungannya Pak Suryan 🙏🏻

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan komentar sebagai alat silaturahmi dan jika bermanfaat bisa saudara share,Sukses selalu

Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang berasal dari sumber media lainnya, HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.
Masukan Email Anda, agar tidak tertinggal & menerima artikel perkembangan Pendidikan terbaru :