Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

12 Fungsi Kulit dan Derivat Kulit

Kulit adalah bagian dari sistem integumen beserta dengan kelenjar, rambut, dan reseptor-reseptor khusus pada kulit. termasuk organ yang komplek dan memiliki fungsi yang sangat vital bagi kehidupan, untuk itu kita gali 9 fungsi kulit dan derivat kulit

Kulit adalah bagian dari sistem integumen beserta dengan kelenjar, rambut, dan reseptor-reseptor khusus pada kulit. termasuk organ yang komplek dan memiliki fungsi yang sangat vital bagi kehidupan, untuk itu kita gali 9 fungsi kulit dan derivat kulit

12 Fungsi Kulit dan Derivat Kulit

Fungsi Kulit :

  1. Sebagai alat eksresi yaitu dengan adanya kelenjar keringat membantu ginjal dalam mengeluarkan zat sisa metabolisme melalui keringat.
  2. Menjaga dan menstabilkan suhu tubuh dengan tiga cara yaitu : pengeluaran keringat dan penyesuaian aliran darah pada pembuluh kapiler darah proses membuka dan menutupnya pori-pori rambut.
  3. proteksi /penahan dari serangan mikroorganisme, cahaya, sentuhan, zat kimia dan lain sebagainya dari stratum korneum yang merupakan lapisan kedap air
  4. Proteksi tubuh dari lingkungan dengan adanya rambut dan kuku 
  5. melindungi jaringan dibawahnya dari kerusakan fisik karena gesekan, penyinaran dan dari berbagai jenis kuman dan zat kimia berbahaya dengan adanya stratum korneum yang membentuk lapisan kedap air
  6. Mengatur kehilangan air dari tubuh  dari pengaturan kelenjar-kelenjar di kulit dan berperan dalam membasahi kulit atau rambut dan bibir misalnya kelenjar sebacea yang mensekresikan lemak.
  7. sebagai alat indra peraba yang menerima rangsang dari luar dengan berbagai reseptor khusus yang terletak pada dermis.
  8. Absorpsi (penyerapan) Kulit kedap air sehingga tidak dapat menyerap air, namun kulit  dapat menyerap larutan lipid seperti vitamin A, D, E, dan K, oksigen, karbondioksida. Kemampuan penyerapan kulit dipengaruhi oleh tebal tipisnya kulit, hidrasi, kelembaban, dan metabolisme. Penyerapan melalui celah antar sel atau pori-pori kelenjar, tetapi lebih banyak yang melalui sel-sel epidermis daripada melalui muara kelenjar (Watson, 2002).
  9. Tempat penyimpan lemak ;  pada bagian bawah lapisan dermis kulit berperan sebagai tempat penyimpanan lemak yang akan digunakan apabila diperlukan karena berfungsi sebagai cadangan energi.
  10. Tempat pembuatan vitamin D, pada kulit terdapat provitamin D yang berasal dari makanan, dengan berjemur / terpapar sinar matahari terutama di pagi hari sd pukul 10.00 WIB sinar ultraviolet dari matahari akan mengubah vitamin D menjadi vitamin D3.
  11. pemberi warna kulit. silahkan cek lebih lanjut penjelasan tentang warna kulit.
  12. Sidik Jari ; Identitas diri yang unit dan spesifik karena merupakan ciri khas seseorang yang tidak akan sama dengan yang lainnya. Sidik jari merupakan tonjolan dan lekukan yang terdapat di permukaan kulit telapak ujung jari tangan dan kaki,  yang ditentukan secara genetis, dimana sidik jari setiap orang berbeda dan tidak akan berubah sepanjang hidupnya. sidik jari sudah terbentuk sejak janin sewaktu epidermis berkembang menyesuaikan diri dengan perkembangan tonjolan papilla dermis di stratum lucidum. pada telapak dan jari-jari terdapat kelenjar keringat yang salurannya bermuara pada tonjolan-tonjolan epidermis di jari-jari, sehingga telapak tangan dan jari selalu basah (mengandung minyak), akibatnya ketika tangan memegang sesuatu akan tampak sidik jari pada benda-benda tersebut.
    Kulit adalah bagian dari sistem integumen beserta dengan kelenjar, rambut, dan reseptor-reseptor khusus pada kulit. temasuk organ yang komplek dan memiliki fungsi yang sangat vital bagi kehidupan.
  13. Sumber Gb:Gerd Altmann dari Pixabay

Untuk bisa memahami fungsi-fungsi tersebut diatas, kita luangkan waktu untuk lebih dalam memahami tentang apa dan bagaimana KULIT.

Lapisan Kulit terdiri dari Epidermis dan Dermis yang satu sama lain saling berkaitan, sedangkan lapisan sub kutan (Hypodermis)  yang terletak dibawah kulit tidak termasuk bagian kulit namun tempat melekat kulit.

Lapisan Kulit terdiri dari Epidermis dan Dermis yang satu sama lain saling berkaitan, sedangkan lapisan sub kutan (Hypodermis)  yang terletak dibawah kulit tidak termasuk bagian kulit namun terdiri dari jaringan ikat dan jaringan lemak , dimana serat-serat dari dermis (kulit)  menembus masuk ke sub kutan sehingga kulit menempel erat ke lapisan sub kutan tersebut. sedangkan lapisan sub kutan melekat pada jaringan dibawahnya yaitu otot dan periosteum tulang.

1. Epidermis 

Epidermis adalah lapisan terluar kulit yang tipis, terdiri dari jaringan epitel berlapis gepeng yang terdiri dari 5 lapisan yaitu (dari luar ke dalam) :

  1. Stratum Basalis ; sering disebut juga stratum germinativum, karena penghasil sel  yang akan terus bermitosis, yang terdiri dari satu lapis sel kolumner, sel hasil mitosisnya kemudian didorong keatas dan menjadi lapisan-lapisan sel diatas stratum basalis.
  2. Stratum Spinosum : terdiri dari beberapa lapis sel, sel-selnya memiliki tonjolan-tonjolan (duri/Spina) dan saling melekat dengan sel lainya. terdapat Discus Merkel untuk rasa raba (tekanan) didalam sratum spinosum
  3. Stratum Granulosim : terdiri dari beberapa lapis sel, mengandung zat yang disebut keratohialin  merupakan cikal bakal keratin yaitu protein kedap air yang terdapat pada permukaan kulit. sel-selnya memipih dan menunjukkan tanda-tanda kematian sel karena kekurangan nutrien. hal ini disebabkan epidermis tidak mengandung pembuluh darah, sehingga nutrien hanya berasal dari difusi makanan dari lapisan dibawahnya.
  4. Stratum Lucidum ; terdiri dari beberapa lapis sel mati yang jernih tembus cahaya karena mengandung eledin. eledin adalah suatu zat antara keratohialin dan keratin. stratum lucidum hanya terdapat di kulit yang tebal seperti telapak tangan dan kaki. jika telapak ini misalnya mengalami pekerjaan berat pada satu titik biasanya didaerah tersebut kulit stratum lucidumnya menebal, eledin jernih dan dari sinilah sidik jari muncul.
  5. Stratum Korneum (lapisan tanduk) merupakan lapisan kedap air yang dapat  menahan serangan mikrooorgnisme cahaya, sentuhan, zat kimia dan sebagainya. Stratum ini selalu luluh contohnya ketombe yaitu lapisan-lapisan kotoran yang terlepas di permukaan kulit(daki) yang kemudian diganti oleh lapisan dibawahnya. hal ini terjadi karena stratum basalis terus bermitosis sehingga lahir sel-sel kulit baru dan mendorong dari lapisan bawah keatas. kemudian mati dan luluh, waktu yang dibutuhkan untuk melengkapi proses ini sekitar 2 s.d 3 minggu. sering juga disebut umur kulit.
Jenis sel-sel penyusun epidermis terdiri dari :
  1. Sel Keratinosyt : sel-sel epidermis yang sedang berada dalam pembentukan keratin. jenis sel ini paling banyak terdapat dalam lapisan epidermis
  2. Sel Langerhans : sejenis sel makrophag yang berasal dari sumsum tulang yang berperan penting dalama pembentukan imunitas, karena berperean dalam penyajian antigen kepada Helper-T sel 
  3. Sel Granstein : Berperan dalam penyajian anigen kepada Suppresor-T sel yang berperan dalam imunitas
  4. Sel Melanosyt : adalah sel-sel pembentuk melanin, suatu pigmen yang berperan dalam pembentukan warna kulit.  

2. Dermis

Dermis adalah lappisan dibawah epidermis, terdiri dari jaringan ikat yang mengandung serat-serat yang elastis dan kolagen. dermis pada kelopak mata sangat tipis, sehingga kulit kelopak mata dapat melipat, tetapi dermis sangat tebal pada telapak tangan dan kaki.

Didalam dermis terdapat : 
  1. ujung-ujung syaraf /reseptor seperti kospus Meissner (reseptor untuk raba) , korpus paccini (reseptor untuk tekanan)
  2. pembuluh darah: memberi nutrien kepada epidermis
  3. pembuluh lymph
  4. kelenjar ; terletak di lapisan Retikuler seperti kelenjar sebacea (lemak), kelenjar keringat
  5. folikel rambut : terletak di lapisan Retikuler 
Pada orang tua elastisitas dari jaringan ikat elastin dermis berkurang akibatnya kulit kelihatan berkeriput.

3. Sub kutan (Hypodermis)  

Lapisan yang disebut hypodermis (dibawah lapipsan dermis) yang terletak dibawah kulit tidak termasuk bagian kulit namun terdiri dari jaringan ikat dan jaringan lemak , dimana serat-serat dari dermis (kulit)  menembus masuk ke sub kutan sehingga kulit menempel erat ke lapisan sub kutan tersebut. sedangkan lapisan sub kutan melekat pada jaringan dibawahnya yaitu otot dan periosteum tulang.

4. Derivat Epidermis

Derivat evidermis ialah struktur pada tubuh yang tumbuh dan berkembang dari epidermis sewaktu janin, derivat kulit tersebut meliputi  rambut dan kuku yang berfungsi memproteksi tubuh terhadap lingkungan dan kelenjar-kelenjar yang berfungsi untuk mempertahankan suhu tubuh serta membasahi kulit dan rambut.

4.1. Rambut

Rambut merupakan bagian penting bagi manusia dan mahluk hidup lainnya karena menjadi pelindung bagi tubuh terhadap perubahan lingkungan seperti suhu dan lain sebagainya. selain tentunya manfaat lain yang sangat luas bagi kehidupan manusia. Bagian-bagian rambut terdiri dari : Batang Rambut ; terdirid dari sel-sel yang mengandung udara pada rambut putih dan lapisan terluar mengandung keratin Akar rambut : merupakan bagian yang tertanam di dalam kulit, disekeliliing akar rambut terdapat folikel rambut yang terduru daru apisan epidermis,ujung folikel membentuk suatu lekukan yang disebut papilla akar rambut.  papila rambut berisi pembeuluh darah yang memberi nutrien pada rambut yang sedang tumbuh. Folikel rambut terbentuk karena pertumbuhan ke dalam dari epidermis sewaktu fetus (janin) berumur 4 bulan. dari folikel ini kemudian tumbuh rambut, mula-mula halus disebut lanugo yang terdapat pada bayi yang baru lahir, setelah rambut-rambut ini luluh digantikan rambut yang lebih kasar dan kuat. pada bagian-bagian tubuh tertentu tidak tumbuh rambut seperti telapak tangan dan kaki, bibir dan alat kelamin. Hal-hal lainnya yang berhubungan dengan rambut adalah : warna rambut : warna rambut tergandung pigmen melanin yang dikandungnya, silahkan telaah lebih lanjut tentang warna kulit dan rambut Rambut tidak memiliki syaraf sehingga ketika dipotong tidak akan terasa sakit namun pada akar rambut terdapat ujung-ujung dendrit yang melingkar-lingkar yang merupakan reseptor rasa raba. otot penegak rambut : otot musculus errector pilli yang menghubungkan akar rambut dengan papilla dermis, otot ini akan berkontraksi bila kita kedinginan atau merasa takut (merinding). kelenjar Sebacea, suatu kelenjar yang mensekresikan lemakj untuk membasahi rambut dan kulit. umumnya kelenjar ini bermuara pada akar rambut tetapi juga bermuara langsung pada kulit misalnya di bibir. pertumbuhan rambut : seperti kulit rambut juga tumbuh, hal ini terjadi karena lapisan germinal pada akar rambut yang bermitosis, sedangkan pada lapisan atas rambut biasanya sudah mati. , umumnya rambut tumbuh 1 cm / bulan sampai beberapa waktu kemudian istirahat tidak tumbuh lagi dan rontok akhirnya. Rambut yang rontok diganti oleh rambut-rambut baru.

Rambut merupakan bagian penting bagi manusia dan mahluk hidup lainnya karena menjadi pelindung bagi tubuh terhadap perubahan lingkungan seperti suhu dan lain sebagainya. selain tentunya manfaat lain yang sangat luas bagi kehidupan manusia. Bagian-bagian rambut terdiri dari :
  • Batang Rambut ; terdirid dari sel-sel yang mengandung udara pada rambut putih dan lapisan terluar mengandung keratin
  • Akar rambut : merupakan bagian yang tertanam di dalam kulit, disekeliliing akar rambut terdapat folikel rambut yang terduru daru apisan epidermis,ujung folikel membentuk suatu lekukan yang disebut papilla akar rambut.  papila rambut berisi pembeuluh darah yang memberi nutrien pada rambut yang sedang tumbuh. Folikel rambut terbentuk karena pertumbuhan ke dalam dari epidermis sewaktu fetus (janin) berumur 4 bulan. dari folikel ini kemudian tumbuh rambut, mula-mula halus disebut lanugo yang terdapat pada bayi yang baru lahir, setelah rambut-rambut ini luluh digantikan rambut yang lebih kasar dan kuat. pada bagian-bagian tubuh tertentu tidak tumbuh rambut seperti telapak tangan dan kaki, bibir dan alat kelamin.
Hal-hal lainnya yang berhubungan dengan rambut adalah :
  1. warna rambut : warna rambut tergandung pigmen melanin yang dikandungnya, silahkan telaah lebih lanjut tentang warna kulit dan rambut
  2. Rambut tidak memiliki syaraf sehingga ketika dipotong tidak akan terasa sakit namun pada akar rambut terdapat ujung-ujung dendrit yang melingkar-lingkar yang merupakan reseptor rasa raba.
  3. otot penegak rambut : otot musculus errector pilli yang menghubungkan akar rambut dengan papilla dermis, otot ini akan berkontraksi bila kita kedinginan atau merasa takut (merinding).
  4. kelenjar Sebacea, suatu kelenjar yang mensekresikan lemakj untuk membasahi rambut dan kulit. umumnya kelenjar ini bermuara pada akar rambut tetapi juga bermuara langsung pada kulit misalnya di bibir.
  5. pertumbuhan rambut : seperti kulit rambut juga tumbuh, hal ini terjadi karena lapisan germinal pada akar rambut yang bermitosis, sedangkan pada lapisan atas rambut biasanya sudah mati. , umumnya rambut tumbuh 1 cm / bulan sampai beberapa waktu kemudian istirahat tidak tumbuh lagi dan rontok akhirnya. Rambut yang rontok diganti oleh rambut-rambut baru.

4.2. Kuku

Merupakan epidermis berbentuk zat tanduk yang terdapat pada ujung-ujung jari kaki dan tangan, seperti rambut, kuku dapat tumbuh karena terdapat lapisan germinal pada akar kuku. pada umumnya kuku berwarba merah jambu, karena warna merah pembukuhh darah yang berada di bawahnya.

4.3. kelenjar -Kelenjar kulit

  1. kelenjar keringat (Sudorifera) ; menghasilkan keringat , dengan kandungan air,garam-garam urea, sedikit asam amino, asam lemak, amoniak, keringat sebagai hasil eksresi dan menjaga keseimbangan suhuh tubuh.  kelenjar keringat di ketiak dan selangkangan bersifat Apokrin sehingga menghasilkan keringat yang bersifat lebih kental dan kadang-kadang berbau kalau tidak terkendali.
  2. Kelanjar Ceruminose : pada telinga luar kelenjar keringat berubah menjadi kelenjar ceuminose, hasil kelenjar ceruminose dengan kelenjar Sebacea ialah cerumen atau sering kita kenal kotoran telinga.

5. Kelainan Klinik pada Kulit

  1. Luka bakar ; merupakan luka-luka pada jaringan tubuh karena denaturasi protein/jaringan atau kematian sel yang disebabkan oleh panas,listrik atau zat-zat kimia (asam dan basa) selengkapnya tentang Luka bakar.
  2. Jerawat (Acne) :  Acne adalah dikenal dengan jerawat adalah peradangan dari kelenjar sebasea terutama pada daerah wajah, leher, dada, dan punggung. biasanya jerawat terjadi pada masa pubertas, karena sewaktu pubertas kadar hormon androgen (hormon pria) meningkat, hormon ini merangsang pertumbuhan dan sekresi kelenjar sebasea, sekretnya serupa komplek lemak yang merupakan media yang cocok agi pertumbuhan bakteri, terutam ajenis propioni bacterium acnes, lipase yang dihasilkan bakteri ini akan menghasilkan asam lemak bebas, kemudian bersama dengan metabolit bakteri lainnya mengakibatkan peradangan dari kelenjar sebasea. jika hasil peradangan kelenjar terbuka keluar (kontak dengan udara) akan menghasilkan comedo (bintik hitam) sedangkan jika peradangan bertambah parah akan menimbulkan papula (sejenis pembengkakan padat), nanah, bahkan cysta (kantong nanah). pengobatan acne : 1) jika kulit berlemak harus dicuci beberapa kali sehari, 2) mengeluarkan comedo harus hati-hati, 3)pemberian cream atau gel dari tretinoin (turunan vit A)
  3. Dermatitis : adalah peradangan pada permukaan kulit yang biasanya terasa gatal dengan tanda-tanda merah, bengkak, melepuh, berair an berkoropeng, ditinjau dari segi penyebabnya dermatitis bissa ; 1) exogen penyebabnya dari luar bisa terkena karbol, sabun, obat-obatan, cat rambut, getah tumbuhan, zat warna, kosmetik dan lain sebagainya, 2) endogen penyebabnya tidak jelas diketahui, sering dihubungkan dengan emosi / bakat tubuh seseorang.
Semoga bermanfaat, salam sukses
Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "12 Fungsi Kulit dan Derivat Kulit"

Guru Sumedang (GS) adalah praktisi Pendidikan yang berkomitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang bersumber dari media lainnya,GS akan berupaya menuliskan sumbernya, dan HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.