Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penilaian Portofolio IPA dalam Ujian Sekolah

Penilaian Portofolio IPA  dalam Ujian Sekolah | Tujuan umum pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah mengembangkan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin  tahu, dan membangun sikap peduli dan tanggung jawab peserta didik terhadap  lingkungan alam dan sosial. 
Penilaian Portofolio IPA | Tujuan umum pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah mengembangkan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin  tahu, dan membangun sikap peduli dan tanggung jawab peserta didik terhadap  lingkungan alam dan sosial.
Kepala Dinas Pendidikan Kab Sumedang meninjau
Penilaian Portofolio di SMPN 3 Jatinangor Sumedang

Penilaian Portofolio IPA dalam Ujian Sekolah

Pembelajaran IPA di SMP secara substansi  digunakan untuk mengembangkan ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta didik. 

Oleh karena itu, penilaian/ujian dalam mata pelajaran IPA juga  dilakukan dalam rangka untuk memastikan ketercapaian ketiga ranah tersebut.

Dalam konteks ujian di akhir jenjang, untuk digunakan sebagai salah satu pertimbangan kelulusan peserta didik, yang diukur dalam mata pelajaran IPA  adalah ketercapaian ranah pengetahuan dan keterampilan. 

Penilaian ranah sikap  sudah dipandang cukup dengan menggunakan data yang diperoleh guru selama  proses pembelajaran, baik melalui pengamatan yang dicatat di jurnal, penilaian  diri, maupun penilaian antar teman.

Berikut ini adalah tahapan yang harus dilalui,  jika sobat GS berniat dan akan menjadikan portofolio sebagai penilaian dalam PAS,PAT atau Ujian Sekolah.

Tahapan dalam Penilaian Portofolio IPA

  1. Spesifikasi Portofolio/ Analisis KD dan KI 
  2. membuat lembar intruksi penyusunan portofolio (pengumpulan artefak)
  3. Membuat Lembar penilaian, rubrik dan pedoman penskoran
  4. Membuat soal/Instrumen Penilaian 
  5. Analisis dan interpretasi hasil penilaian
Ok, sobat GS Selengkapnya Penilaian Portofolio IPA dalam Ujian Sekolah ....

1. Spesifikasi portofolio (analisis KD dan KI)

  1. memeriksa jumlah KD dan KI 4 dalam tiga tahun
  2. menetapkan bentuk karya-karya sesuai dengan KD dan KI 4 yang dihasilkan dalam 3 tahun. guru dapat memilih salah satu bentuk dokumen/karya yang harus dikumpulkan oleh peserta didik , diantaranya :
    1. laporan hasil praktik
    2. lembar kerja yang sudah diisi
    3. produk (poster, model, peta konsep)
    4. laporan projek
    5. karya tulis
  3. menetapkan kriteria dan jumlah dokumen atau karya sebagai bukti penguasaan kompetensi yang perlu dikumpulkan , guru hendaknya menetapkan aturan yang jelas tentang kriteria, bentuk dan jumlah dokumen/karya yang harus dikumpulkan , misalnya :
    1. Dokumen/karya Dokumen/karya yang dikumpulkan merupakan karya sejenis yang pernah dibuat selama 3 tahun
    2. Dokumen/karya yang dikumpulkan adalah karya terbaik yang dibuat pada setiap jenjang.
    3. Peserta didik diminta memilih 4 – 5 karya siswa yang sejenis  yang telah dibuat pada kelas VII, VIII, dan IX dengan porsi  tertentu, misalnya 1 dokumen/karya kelas VII, 2  dokumen/karya dari kelas VIII, dan 2 dokumen/karya dari kelas  IX. Jumlah karya yang dikumpulkan disesuaikan dengan hasil analisis KD pada KD 4.
  4. Menetapkan waktu pengumpulan karya-karya yang telah dihasilkan  oleh siswa dalam tiga tahun  Guru menyampaikan dan mengumumkan kepada peserta didik  kapan waktu pengumpulan portofolio. Sebagai salah satu contoh  dokumen yang akan dinilai sebaiknya dikumpulkan tiga minggu  sebelum pelaksanaan ujian agar waktu pengadministrasiannya  cukup.
  5. Mode penyimpanan  Mode penyimpanan portofolio dapat dilakukan secara konvensional  atau e-portfolio

2. Membuat Lembar intruksi penyusunan (pengumpulan artefak) Portofolio

Pada saat guru akan melakukan ujian sekolah dengan bentuk portofolio,  maka guru perlu memberikan rambu-rambu dan atau lembar instruksi  penyusunan portofolio yang jelas untuk peserta didik. 

Hal ini bertujuan  untuk meminimalkan kebingungan peserta didik dalam menyiapkan  dokumen portofolio yang akan dinilaikan. Dibawah ini saya berikan, contoh lembar instruksi penyusunan portofolio sebagai  berikut
PORTOFOLIO MATA PELAJARAN  IPA
SMP .......................................
1. Informasi Umum
  1. Tujuan utama dilakukannya portofolio adalah untuk menentukan hasil karyadan proses bagaimana hasil karya tersebut di peroleh sebagai salah satu bukti yang dapat menunjukkan pencapaian belajar peserta didik, yaitu mencapai kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan. Untuk  keperluan ujian sekolah, jenis portofolio yang dipilih adalah portofolio  dokumentasi atau portofolio pilihan (showcase fortfolio). Portofolio ini berfungsi untuk mengetahui perkembangan kompetensi peserta didik.
  2. Guru bersama peserta didik diharapkan bersama-sama memilih dokumen dan/atau karyanya akan dikumpulkan dari kelas VII s.d. IX.
  3. Dokumen dan/atau karya sebagai bukti penguasaan kompetensi yang perlu dikumpulkan sebagai portofolio adalah laporan hasil praktik
2. Petunjuk
Susunlah portofolio anda dengan langkah-langkah berikut :
  1. Pilihlah 1 laporan praktik terbaik dari kelas VII
  2. Pilihlah 2 laporan praktik terbaik dari kelas VIII
  3. Pilihlah 2 laporan praktik terbaik dari kelas IX
  4. Susun menjadi sebuah buku, dengan urutan laporan praktik kelas VII, VIII dan IX
  5. Berikan sampul yang sudah dibubuhi identitas sekurang-kurangnya memuat (judul dokumen, nama, kelas, nomor presensi, mata pelajaran, nama sekolah,  dan tahun pembuatan dokumen) 
  6. Jilidlah buku tersebut dengan rapi
  7. Kumpulkan dokumen portofolio kepada Bapak/Ibu Guru sesuai waktu yang  disepakati
3. Unsur-unsur Penilaian
  1. Perkembangan aspek sistematika laporan 
  2. Perkembangan aspek perumusan tujuan 
  3. Perkembangan dalam menyiapkan kelengkapan alat dan bahan 
  4. Perkembangan aspek penyajian urutan langkah kerja 
  5. Perkembangan aspek penyajian data
  6. Perkembangan aspek melakukan pembahasan 
  7. Perkembangan aspek pembuatan kesimpulan

Penilaian Portofolio IPA dalam Ujian Sekolah

3. Membuat lembar penilaian, rubrik dan pedoman penskoran

Secara teknis dalam melaksanakan penilaian portofolio, guru  hendaknya memilih 3 – 5 karya siswa yang sejenis yang telah dibuat  pada kelas VII, VIII, dan IX. 

Terkait dengan hal tersebut, silahkan klik link beberapa contoh soal / instrumen portofolio dan rubrik penilaian pada mata pelajaran IPA :
  • Contoh soal dan rubrik penilaian Portofolio pada Kegiatan Praktik IPA
  • Contoh soal dan rubrik penilaian Portofolio pada Kegiatan Hasil Produk IPA
  • Contoh soal dan rubrik penilaian Portofolio pada Kegiatan Laporan Projek IPA
(on progress)

4. Hasil Penilaian dan Interpretasinya
Untuk mengetahuinya silahkan klik link berikut ini :

  • Contoh Hasil penilaian dan interpretasi dari Portofolio pada Kegiatan Praktik IPA
  • Contoh Hasil penilaian dan interpretasi dari Portofolio  pada Kegiatan Hasil Produk IPA
  • Contoh Hasil penilaian dan interpretasi dari Portofolio pada Kegiatan Laporan Projek IPA
(on progress)
Demikian tahapan yang harus dilakukan dalam penilaian portofolio mata pelajaran IPA dalam Ujian Sekolah, yang dicuplik dari modul Inspirasi contoh soal ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan mata pelajaran IPA Kemdikbud 2020.
Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "Penilaian Portofolio IPA dalam Ujian Sekolah"

Guru Sumedang (GS) adalah praktisi Pendidikan yang berkomitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang bersumber dari media lainnya,GS akan berupaya menuliskan sumbernya, dan HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.