Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis-Jenis Karangan Ilmiah

Jenis-jenis Karangan Ilmiah | Karangan ilmiah merupakan pengembangan dari sebuah pemikiran yang disusun dalam argumen keilmuan dalam menghubungkan argumen yang satu dengan dengan argumen lainya berdasarkan penalaran logis seorang penulis (Suherli.2008:28). 

Jenis-jenis Karangan Ilmiah | Karangan ilmiah merupakan pengembangan dari sebuah pemikiran yang disusun dalam argumen keilmuan dalam menghubungkan argumen yang satu dengan dengan argumen lainya berdasarkan penalaran logis seorang penulis (Suherli.2008:28).
Gb : ilustrasi Canva.com

Jenis-Jenis Karangan Ilmiah

Sebuah tulisan /karangan ilmu pengetahuan disebut karangan ilmiah manakala karangan ilmu pengetahuan tersebut menyajikan fakta-fakta yang umum dan ditulis dengan metodologi yang benar, fakta umum ini adalah fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya secara ilmiah Brotowidjoyo (dalam suherli,2008:41).

Nilai yang harus ada dalam sebuah karangan ilmiah orisinalitas /keaslian sebuah karangan ilmiah penalaran dan sikap ilmiah.

Seorang penulis tentunya akan menjaga orisinalitas karangan yang dibuatnya, hal ini wujud dari sikap ilmiah atas karya orang lain. sehingga dalam menyusun argumen keilmuan atau karangan ilmiah, sepatutnya seorang penulis harus mencantumkan sumber-sumber yang dirujuknya. Brotowidjoyo (Suherli:2008:29) menyebutkan beberapa sikap ilmiah diantaranya :
  • sikap ingin tahu
  • sikap kritis
  • sikap terbuka
  • sikap objektif
  • sikap rela menghargai pendapa torang lain
  • sikap berani mempertahankan kebenaran
Saya yakin sobat GS sering atau paling tidak pernah membuat laporan penelitian, book report, menulis artikel, membuat makalah (kertas kerja atau kajian) , skripsi tentunya , kemudian tesis atau disertasi dan mungkin lain sebagainya. itu semua merupakan produk dari sebuah karangan ilmiah. 

Jenis-jenis Karangan Ilmiah 

1. Laporan Ilmiah

Laporan ilmiah merupakan jenis karangan ilmiah yang menguraikan argumentasi ilmiah dari suatu kajian atau penelitian. laporan yang dibuat peneliti dalam dua bentuk yaitu  :
  1. laporan penelitian lengkap ; 
  2. rangkuman eksekutif ; yaitu bentuk singkat suatu laporan penelitian.biasanya mengandung paparan permasalahan utama, landasan teori yang digunakan, metodologi penelitian yang dipakai, pembahasan (secara singkat), kesimpulan dan rekomendasi.
selain laporan penelitian, terdapat pula laporan kajian buku (book report) dan bisa juga dipersempit menjadi kajian bab (chapter report) umumnya dalam kajian buku terdiri dari identitas buku, garis besar isi buku, pembahasan dan penilaian terhadap isi buku, simpulan dan saran.

2. Artikel

Artkel adalah karangan ilmiah yang dipublikasikan kepada publik, yang sudah dikemas dengan bahasa populer yang mudah dipahami pembaca dengan lingkup yang luas, membidik pembahasan pada hal-hal faktual dan kejadian yang populer /trend.

Biasanya tulisan terbatas oleh jumlah halaman, berupa opini yang di kemas dalam karangan ilmiah populer, dan dipublikasikan dimedia cetak atau online.

Biasanya tulisan terbatas oleh jumlah halaman, berupa opini yang di kemas dalam karangan ilmiah populer, dan dipublikasikan dimeda cetak atau online.
Dok. Pribadi

Selain artikel yang dimuat pada media cetak/online ada juga artikel berupa jurnal ilmiah, yaitu majalah ilmiah dimana sajiannya tidak seperti di koran namun ia harus mengikuti sistematika  sajian karangan ilmiah dan sistematika penyajian atau tulisan yang mengikuti ketentuan  dan etika penulisan  karangan ilmiah.

Memperkuat argumen yang disodorkan, artikel biasanya menggunakan dasar teoritis, ketentuan dan pijakan serta fakta-fakta dan logika umum.

Penulis artikel akan mengembangkan argumentasi ilmiahnya dan pertautan antar argumennya dengan penjelasan /pembahasan masalah, kemudian ditutup dengan solusi yang disodorkan dalam memecahkan masalahnya.

3. Makalah

Siapa yang tidak mengenal makalah, minimal pernah membuatnya apalagi para pelajar dan mahasiswa, pendidik dan profesional lainya, saya pikir tidak bisa lepas dari tugas makalah sehingga merupakan jenis karangan yang popular. 

Berdasarkan kepentingannya makalah bisa bermacam-macam jenis,dan ketentuan institusi masing-masing,  misalnya untuk pertemuan ilmiah, seminar, simposium, lokakarya, atau orasi ilmiah dalam penobatan guru besar, dalam pidato pengukuhannya. 

Selain itu juga untuk menambah angka kredit dalam kenaikan pangkat dan jabatan seorang guru PNS pada golongan IV A dan IV B yang dituntut melahirkan karya tulis/karangan ilmiah.


Untuk kepentingan studi, sering dikenal tulisan ilmiah berbentuk makalah, baik studi dalam bidang tertentu maupun sebagai tugas akhir dari suatu studi.

makalah yang ditulis untuk kepentingan pertemuan ilmiah menurut Suherli (2008:29) penyajiannya mengikuti suatu bentuk penyajian karangan ilmiah, bagian-bagian yang disajikan dalam makalah bentuk ini adalah :
  • abstrak
  • pendahuluan ( uraian latarbelakang masalah atau pentingnya masalah dibahas/dikaji)
  • Teori-Teori yang digunakan untuk memecahkan masalah
  • Prosedur atau paradigma kajian yang digunakan
  • Pembahasan atau temuan kajian
  • Penutup
  • daftar pustaka
  • biodata penulis
bagian-bagian diatas disajikan dalam wacana ilmiah sehingga tidak terdiri atas bab-bab.

Makalah yang ditulis untuk keperluan Studi, umumnya bagian-bagian diatas dikemas dalam  bab demi bab. sehingga meliputi :
  • Bab 1. Pendahuluan
    • 1.1. latarbelakang masalah
    • 1.2. rumusan masalah
    • 1.3. tujuan dan maksud penulisan (bisa juga pada bagian ini ditambah yang dijadikan asumsi dasar kajian)
  • Bab 2. Landasan teori ( argumen yang di perkuat teori-teori topik yang dibahas, rincian teori dan ruang lingkupnya)
  • Bab 3. Metode dan Pembahasan
    • 3.1. metode dan prosedur kajian
    • 3.2. pembahasan ( argumen dalam memecahkan permasalahan)
  • Bab 4. Kesimpulan dan saran (berisi simpulan untuk menjawab rumusan masalah atau membuktikan argumentasi berdasarkan kajian yang dilakukan, diikuti dengan saran dan rekomendasi berdasarkan kesimpulan kajian)
  • Daftar pustaka
Makalah studi adalah laporan suatu kajian tertentu/permasalahan sehingga bentuknya merupakan kajian literatur.
Makalah studi adalah laporan suatu kajian tertentu/permasalahan sehingga bentuknya merupakan kajian literatur.
Penulis makalah membahas serta memecahkan masalah yang diangkat berdasarkan hubungan/koneksi antar teori yang dijadikan sumber rujukan. 

Merupakan argumen ilmiah hasil dari penalaran penulis yang menghubungkan satu teori dengan teori lainnya yang dipandang dapat menyelesaikan masalah yang diangkat.

4. Skripsi

Skripsi adalah tulisan ilmiah yang disusun untuk menyelesaikan studi sarjana (strata 1). yang penyajian penulisannya disesuaikan dengan metodologi penelitian yang dipilih, intrumen, sumber data, aspek yang dicermati serta biasanya mengikuti aturan dan ketentuan penulisan karangan ilmiah yang dianut suatu institusi /lembaga

Contoh bagian-bagian skripsi :

Bab 1. Pendahuluan
    • 1.1. latar belakang masalah
    • 1.2. Rumusan masalah
    • 1.3. Pembatasan masalah
    • 1.4. Tujuan dan maksud penulisan
    • 1.5. Hipotesis penelitian (jika penelitiannya berhipotesis)

Bab 2. Landasan teori
Bab 3. Metode Penelitian
    • 3.1. metode penelitian
    • 3.2. rancanganpenelitian (desain penelitian)
    • 3.3. variabel
    • 3.4. Prosedur penelitian
    • 3.5. Sumber data (populasi dan sampel)
    • 3.6. Tempat dan waktu penelitian
    • 3.7. Teknik dan intrumen penelitian
    • 3.8. Teknik pengolahan data
    • 3.9. Validasai penelitian
Bab 4. Pembahasan
    • 4.1. Data hasil penelitian
    • 4.2. Pengolahan data
    • 4.3. Pengujian Hipotesis
    • 4.4. Pembahasan
    • 4.5. Implikasi penelitian
Bab 5. Simpulan dan saran

5. Tesis

Tesis adalah jenis tulisan ilmiah yang disusun utnuk penyelesaian studi jenjang strata 2 (magister). makna kata tesis adalah suatu pernyataan yang memerlukan pembuktian secara empiris, karena itu argumen ilmiah dalam tesis dimaksudkan untuk mebuktikan atau mengimplementasiakan suatu premis atau tesis dengan kenyataan,yang dilakukan dengan mencermati suatu permasalahan secara lengkap dan menyeluruh. 

Pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan skripsi tapi bedanya dalam tingkat kedalaman kajian, perlu sekali kecermatan dan kedalaman dalam menyusun intrumen penelitian, sumber data, dengan teknik atau metode penentuan sumber data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. 

Apabila jenis penelitiannya menggunakan sampling, maka keabsahan sampel menjadi penting,sehingga penentuan sampel dilakukan berdasarkan suatu ketentuan dalam menentukan sampel penelitian.

6. Disertasi

Disertasi adalah jenis penulisan ilmiah yang disusun untuk menyelesaikan studi jenjang strata tiga(doktor), biasanya dibutuhkan waktu  penelitian yang cukup panjang /lama, karena berhubungan dengan karakteristik dan kondisi sumber data penelitian /objek yang diteliti.

Sumber Rujukan :

Suherli. (2008) Menulis Karanga  Ilmiah, kajian dan penuntun dalam menyusun 
         karya tulis imliah.Depok.penerbit Arya Duta


Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "Jenis-Jenis Karangan Ilmiah"

Guru Sumedang (GS) adalah praktisi Pendidikan yang berkomitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang bersumber dari media lainnya,GS akan berupaya menuliskan sumbernya, dan HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.