Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pendidikan STEM untuk Calon Guru


"Kami akan memberi penghargaan kepada sekolah-sekolah yang
mengembangkan kemitraan baru dengan
perguruan tinggi dan Dunia kerja, dan yang membentuk kelas yang berfokus 
pada sains, teknologi, teknik, dan matematika—keterampilan 
dimana para pengusaha mencari nya untuk mengisi Dunia kerja saat ini dan yang akan datang
Barack Obama —

Webinar  "STEM dan Media Digital pada Pembelajaran Fisika "  PKM Pendidikan Fisika UIN Bandung 2020  dengan judul  "Pendidikan STEM untuk para Calon Guru" . disampaikan oleh  Dindin Nasrudin,M.Pd 



Mengapa STEM ?

Mengawali pemaparannya Dindin Nasrudin,M.Pd mengutif pidato Barak Obama, setelah pidatonya tersebut  Amerika terus bergerak dan mengembangkan Pendidikan berbasis STEM,  dilengkapi dengan data statistic dari Departemen Pendidikan Amerika tentang persentase naiknya dunia kerja berbasis STEM dari tahun 2010-2020 sebagaimana statistic dibawah ini :


Semua pekerjaan Naik : 14%
mathematik naik 16%
Komputer dan sistem Analisis naik 22%
pengembangan dan sistem sofware naik 32%
Sains Kesehatan Naik 36%
Teknik Biomedical naik 62%
 
Ada peluang peningkatan dunia kerja di bidang rekayasa, software dan pengembang digital lainya dan semuanya mengalami peningkatan jenis pekerjaan terkait STEM. 

Sejauh mana yang dipersiapkan Amerika menyongsong peningkatan STEM ini ?ada 4 hal yang telah mereka lakukan untuk Pendidikan STEM nya yaitu :
  1. Pengadaan guru-guru yang profesional di bidang STEM
  2. Dukungan Fokus pada dunia sekolah ditingkat SMA/SMK didukung betul karena disanalah sumberdaya dunia kerja berikutnya
  3. Kemudian STEM ditingkatkan kualitasnya pada  sekolah tingkat dibawahnya
  4. Pengembangan dunia riset dan proses pembelajaraan

Selain di Amerika narasumber mengambil contoh bagaimana  Australia sebagai salah satu negara maju dalam mempersiapkan diri dengan pendidikan STEMnya.

Australia sudah  memetakan data bagaimana Pendidikan  STEM harus disiapkan , beliau mengambil data dari Departemen Pendidikan Australia yang menyatakan bahwa : 
  1. Skill dan kualifikasi STEM adalah hal penting untuk produktifitas , inovasi dan kesuksesan orang Australia
  2. Dalam 15 tahun ke depan jenis pekerjaan manual akan hilang tergantikan jenis pekerjaan otomatisasi/mesin dan computer, robot
  3. Pekerjaan-pekerjaan saat ini akan mengalami perubahan /transformasi ke era digital, dan yang tidak bisa beruabah akan tertinggal serta  hilang dengan sendirinya
  4. Akan lahir jenis -jenis pekerjaan baru yang selama ini tidak ada akan muncul dengan jenis pekerjaan yang terkait STEM ( analisis data, software dan jenis pekerjaan digital sekarang muncul.)

Untuk itu agar bisa kompetitip dalam dunia kerja maka harus memiliki :

  1. STEM Kualifikasi ;  
  2. STEM Capabilities : Berpikir mandiri, penalaran, kerjasama, kemampuan komunikasi, kreatitifas , pemecahan masalah, kemampuan teknologi digital, wira usaha, motivasi yang tinggi dan memiliki bermacam kemampuan , Itulaj  kemampuan-kemampuan yang terdapat dalam STEM

Apa yang mendorong Pendidikan STEM dan  kenapa begitu pentingnya pendidkan STEM di Indonesia ?

  1. Dunia kerja ke depan akan banyak diisi oleh pekerjaa-pekerjaan terkait STEM
  2. Persaingan  global yang kompetitif, dengan pasar bebasnya sehingga yang bisa adaptif akan bisa bertahan dan yang tidak siap beruba akan tertinggal.
  3. Maka sejak dini Pendidikan STEM harus dipersiapkan agar mereka nantinya adaftif dengan dunia kerja baru berbasis STEM

Apa itu STEM ?

Awalnya STEM didefinisikan hanya pada wilayah sains, teknologi, mesin dan matematik.
Sekarang yang dimaksud sains itu bukan hanya fisika ,kimia , biologi tapi sudah ke berbagi disiplin ilmu, seperti psikologi, ekonomi, sosiologi dan ilmu politik. Sehingga kajian STEM saat ini bergitu luas.
Bagaimana Stem diajarkan :
  1. SILO ( sains, matematika dan teknologi dipisahkan
  2. Embeded ( sainsnya lebih luas /dominan matematika dan teknologi menjadi bagiannya
  3. Terintegrasi /Integrated ; satu irisan antara domain-doain STEM yang saling berkaitan.
STEM berawal dari problem atas konten dan kontek yang real dalam kehidupan sehari-hari (Merrill 2009).
Kemudian munculah prakteknya, alat dan teknologi , lingkungan dan prosedur, serta inovatif untuk memecahkan masalah yang diinginkan dan kebutuhannya.

Mengapa Pendidikan STEM di awali dari Guru ?

  1. Kesuksesan implementasi STEM ditingkat sekolah menengah dan dasar dipengaruhi keahlian guru, sehingga urgen mempersiapkan calon guru yang siap sehingga pentingnya kesiapan dunia perguruan tinggi dalam mencetak calon guru. 
  2. Implementasi STEM membutuhkan pengajar yang professional yang diberdayakan dengan keterampilan yang diperlukan untuk merancang pengalaman belajar yang memaksimalkan potensi siswa
  3. Pendidikan STEM yang efektif membutuhkan pengembangan professional guru yang berkualitas tinggi untuk mempelajari bagaimana merancang kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman berkualitas tinggi
  4. Tidak semua kegiatan pengembangan professional guru dibuat sama dan tidak semua perlakukan memenuhi  harapan pengembangan profesional berkualitas tinggi.

Pendidikan STEM  di perguruan tinggi :

  1. Crosscutting Consepts (konsep=konsep yang related dengan stem di lapangan)
  2. Applying STEM Learning to Pedagogical practies; cara mengimplemnetasikan dalam pembelajran. 
  3. Open Efective courses that specifically Train and develop STEM; membuka matakuliah khsusu STEM
  4. Join Projects across department (kolaborasi /mengintegrasikan dengan mata kuliah lainnya yan berhubungan antar disiplin ilmu)
  5. Adanya STEM Center ; untuk menjamin kualitas dan progress pembelajaran tiap level. Seperti STEM EDUCATION UPI , untuk upgrading keilmuan dan pengembangan -pengeambangan terbaru di STEM

Bagaimana Implementasi STEM Tersebut ?

  1. Harus bergerak Bersama ditiap level
  2. Awali dari kelas kita sendiri, mulai menggunakan pendekatan STEM, 
  3. Koordinasi tiap level satuan Pendidikan
  4. Masing-masing bisa memiliki kekhasan tersendiri di tiap disiplin
  5. STEM milik Bersama tidak bisa hanya satu bagian saja STEM harus berkolaborasi. Bukan hanya milik sains tapi semua disiplin ilmu.

Kesimpulan Pendidikan STEM Di Indonesia

  • Pendidikan STEM di Indonesia harus membuat Indonesia sejahtera
  • Implementasikan lebih luas disetiap disiplin ilmu
  • STEM harus diajarkan dari sejak dini dengan pendekatan yang benar, kesungguhan dalam pembelajaran STEM
  • STEM Center dibutuhkan untuk mengkoordinasikan dan melaporkan perkembangan STEM di tiap level Pendidikan.

 “ Majulah Pendidikan STEM Indonesia, Majulan Pendidikan Indonesia.” sebagai kalimat penutup dari nara sumber.

Silahkan simak selengkapnya di video berikut :

(hak cipta milik Pend Fisika UIN Bandung)


PPT Pemaparannya disini.
Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "Pendidikan STEM untuk Calon Guru"

Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang berasal dari sumber media lainnya, HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.