Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada jenjang PAUD , Pendidikan Dasar dan Menengah, Profil pelajar Pancasila menjadi pemandu dan pusat dalam menentukan segala arah pembaharuan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk dalam pembelajaran dan asesmen dalam Kurikulum Merdeka.

Sebelum beranjak ke Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila silahkan simak dulu selengkapnya tentang Profil Pelajar Pancasila

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada jenjang PAUD , Pendidikan Dasar dan Menengah, Profil pelajar Pancasila menjadi pemandu dan pusat dalam menentukan segala arah pembaharuan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk dalam pembelajaran dan asesmen.  Sebelum beranjak ke Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila silahkan simak dulu selengkapnya tentang Profil Pelajara Pancasila


Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler  berbasis projek yang dirancang dalam menguatkan upaya pencapaian  kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang  disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. silahkan cek dan download SKL Kurikulum Merdeka

Pelaksanaan projek  penguatan profil pelajar Pancasila dirancang terpisah dari Intrakurikuler sehingga tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak  harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler. 

Dilakukan secara fleksibel, dari segi  muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan, bisa melibatkan stakeholder lainnya seperti masyarakat dan/atau dunia kerja  dalam merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

OK kita langsung saja ke Projek Pengutaan Profil Pelajar Pancasila

A. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di PAUD

Pada PAUD, projek penguatan profil pelajar Pancasila bertujuan untuk  pengayaan wawasan dan penanaman karakter sejak dini. Penguatan  profil pelajar Pancasila dilaksanakan dalam konteks perayaan tradisi  lokal, hari besar nasional, dan internasional. 

Kegiatan ini  dimaksudkan untuk menguatkan perwujudan enam karakter profil  pelajar Pancasila pada fase fondasi. Untuk pelaksanaan kegiatan di  PAUD, pemerintah menetapkan tema-tema utama yang dapat  dikerucutkan menjadi topik oleh satuan pendidikan sesuai dengan  konteks wilayah serta karakteristik peserta didik. 

Pilihan Tema utama  projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dapat dipilih oleh  satuan PAUD adalah:
  1. Aku Sayang Bumi. Tema ini bertujuan untuk mengenalkan peserta  didik pada isu lingkungan, eksplorasi dalam mencari solusi kreatif  yang dapat dilakukan oleh peserta didik, serta memupuk  kepedulian terhadap alam sebagai perwujudan rasa sayang  terhadap ciptaan Tuhan YME. 
  2. Aku Cinta Indonesia. Tema ini bertujuan agar peserta didik  mengenal identitas dan karakteristik negara, keberagaman budaya  dan ciri khas lainnya tentang Indonesia sehingga mereka  memahami identitas dirinya sebagai anak Indonesia, serta bangga  menjadi anak Indonesia. 
  3. Bermain dan Bekerja sama/Kita Semua Bersaudara. Tema ini  bertujuan untuk mengajak peserta didik untuk mampu  berinteraksi dengan teman sebaya, menghargai perbedaan, mau  berbagi, dan mampu bekerja sama. 
  4. Imajinasiku/ Imajinasi dan Kreativitasku. Tema ini bertujuan  untuk mengajak peserta didik belajar mengenali dunianya melalui  imajinasi, eksplorasi, dan eksperimen. Pada tema Imajinasiku ini  peserta didik distimulasi dengan serangkaian kegiatan yang dapat  membangkitkan rasa ingin tahu, memperkaya pengalamannya dan  menguatkan kreativitasnya. 

B. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Pendidikan Dasar dan Menengah

Pada SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK atau sederajat, projek  penguatan profil pelajar Pancasila mengambil alokasi waktu 20-30%  (dua puluh sampai dengan tiga puluh persen) dari total jam pelajaran  selama 1 (satu) tahun. 

Alokasi waktu untuk setiap projek penguatan profil pelajar Pancasila  tidak harus sama. Satu projek dapat dilakukan dengan durasi waktu  yang lebih panjang dari pada projek yang lain.

Secara pengelolaan waktu pelaksanaan, projek dapat dilaksanakan  dengan menjumlah alokasi jam pelajaran projek dari semua mata  pelajaran dan jumlah total waktu pelaksanaan masing-masing projek  tidak harus sama. 

C. Pilihan tema-tema utama yang ditetapkan Pemerintah untuk dirumuskan  menjadi topik oleh satuan pendidikan sesuai dengan konteks wilayah serta karakteristik peserta didik. 

Tema-tema utama projek penguatan  profil pelajar Pancasila yang dapat dipilih oleh satuan pendidikan sebagai berikut.
  1. Gaya Hidup Berkelanjutan.  Peserta didik memahami dampak aktivitas manusia, baik jangka  pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di  dunia maupun lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga  membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah  lingkungan, mempelajari potensi krisis keberlanjutan yang terjadi  di lingkungan sekitarnya serta mengembangkan kesiapan untuk  menghadapi dan memitigasinya. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat. 
  2. Kearifan Lokal.  Peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri  melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar  atau daerah tersebut, serta perkembangannya. Peserta didik  mempelajari bagaimana dan mengapa masyarakat lokal/ daerah  berkembang seperti yang ada, konsep dan nilai-nilai dibalik  kesenian dan tradisi lokal, serta merefleksikan nilai-nilai apa yang  dapat diambil dan diterapkan dalam kehidupan mereka. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK  dan sederajat. 
  3. Bhinneka Tunggal Ika.  Peserta didik mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian  dan anti kekerasan, belajar membangun dialog penuh hormat  tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya.  Peserta didik juga mempelajari perspektif berbagai agama dan  kepercayaan, secara kritis dan reflektif menelaah berbagai stereotip  negatif dan dampaknya terhadap terjadinya konflik dan kekerasan.  Tema ini ditujukan untuk SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK  dan sederajat. 
  4. Bangunlah Jiwa dan Raganya.  Peserta didik membangun kesadaran dan keterampilan  memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya  maupun orang sekitarnya. Peserta didik melakukan penelitian dan  mendiskusikan masalah-masalah terkait kesejahteraan diri  (wellbeing), perundungan (bullying), serta berupaya mencari jalan  keluarnya. Mereka juga menelaah masalah-masalah yang  berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, termasuk isu narkoba, pornografi, dan kesehatan reproduksi.  Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA,  SMK/MAK dan sederajat. 
  5. Suara Demokrasi.  Peserta didik menggunakan kemampuan berpikir sistem,  menjelaskan keterkaitan antara peran individu terhadap  kelangsungan demokrasi Pancasila. Melalui pembelajaran ini  peserta didik merefleksikan makna demokrasi dan memahami  implementasi demokrasi serta tantangannya dalam konteks yang  berbeda, termasuk dalam organisasi sekolah dan/atau dalam  dunia kerja. Tema ini ditujukan untuk jenjang SMP, SMA, SMK dan sederajat.
  6. Rekayasa dan Teknologi.  Peserta didik melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus  kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan diri dan sekitarnya.  Peserta didik dapat membangun budaya smart society dengan  menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat sekitarnya  melalui inovasi dan penerapan teknologi, mensinergikan aspek sosial dan aspek teknologi. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat.
  7. Kewirausahaan.  Peserta didik mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan  masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta  kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan  masyarakat. Melalui kegiatan ini, kreativitas dan budaya  kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Peserta didik juga  membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan  kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil,  serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh  integritas. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs,  SMA/MA, dan sederajat. Karena jenjang SMK/MAK sudah memiliki  mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan, maka tema ini  tidak menjadi pilihan untuk jenjang SMK.
  8. Kebekerjaan.  Peserta didik menghubungkan berbagai pengetahuan yang telah  dipahami dengan pengalaman nyata di keseharian dan dunia kerja.  Peserta didik membangun pemahaman terhadap ketenagakerjaan,  peluang kerja, serta kesiapan kerja untuk meningkatkan  kapabilitas yang sesuai dengan keahliannya, mengacu pada  kebutuhan dunia kerja terkini. Dalam projeknya, peserta didik juga  akan mengasah kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan  standar yang dibutuhkan di dunia kerja. Tema ini ditujukan sebagai tema wajib khusus jenjang SMK/MAK.
Atau lebih lengkapnya lagi silahkan kunjungi 9 tema Pengembangan penguatan Profil pelajar Pancasila 

D. Jumlah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang harus dikerjakan peserta didik Dalam 1 (satu) tahun ajaran, sekurang-kurangnya

  • 2 (dua) projek dengan 2 (dua) tema berbeda di SD/MI, 
  • 3 (tiga) projek dengan 3 (tiga) tema berbeda di SMP/MTs dan SMA/MA kelas X, 
  • 2 (dua) projek dengan 2 (dua) tema berbeda di kelas XI dan XII SMA/MA,
  • 3 (tiga) projek dengan 2 (dua) tema pilihan dan 1 (satu) tema  Kebekerjaan di kelas X, 2 (dua) projek dengan 1 (satu) tema pilihan dan 1 (satu) tema Kebekerjaan di kelas XI, dan 1 (satu) projek  dengan tema Kebekerjaan di kelas XII SMK/MAK. Kelas XIII pada SMK program 4 (empat) tahun tidak mengambil projek penguatan profil pelajar Pancasila. Untuk SMK/MAK, projek penguatan profil  pelajar Pancasila dapat dilaksanakan secara terpadu berkolaborasi  dengan mitra dunia kerja, atau dengan komunitas/organisasi serta masyarakat. 
Download contoh Modul ajar Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila :


Demikian Sobat GS tentang Projek Penguatan Profil pelajar Pancasila dan pilihan tema yang sudah disediakan pemerintah yang menjadi  pemandu dan pusat dalam menentukan segala arah pembaharuan dalam sistem pendidikan Indonesia, termasuk dalam pembelajaran dan asesmen.

Silahkan download selengkapnya lampiran II Kepmendikbud No 56 /M/2022 tentang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Penelusuran terkait
  • contoh projek penguatan profil pelajar pancasila dan budaya kerja
  • langkah-langkah penyusunan projek penguatan profil pelajar pancasila
  • materi profil pelajar pancasila
  • modul projek penguatan profil pelajar pancasila sd
  • projek penguatan profil pelajar pancasila memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
  • modul profil pelajar pancasila pdf
  • prinsip kunci projek penguatan profil pelajar pancasila
  • 6 dimensi profil pelajar pancasila
Semoga Bermanfaat

Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila"

Guru Sumedang (GS) adalah praktisi Pendidikan yang berkomitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang bersumber dari media lainnya,GS akan berupaya menuliskan sumbernya, dan HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.