Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional

Modul 2.2 Pembelaran sosial dan emosional adalah proses pembelajaran yang menciptakan pengalaman dan lingkungan belajar yang memperhatikan kebutuhan sosial dan emosional murid.Sebagai pendidik kita patut memikirkan bagaimana menuntun mereka untuk mencapai kodratnya, bagaimana membimbing mereka agar dapat mengeksplorasi dan mengaktualisasikan seluruh potensi dalam dirinya setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat, hingga dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaannya.

Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional

Di sinilah letak urgensi Pembelajaran sosial dan Emosional (PSE)  untuk mendorong tumbuh kembang murid secara holistik,  yaitu pembelajaran yang mampu menciptakan pengalaman belajar bagi murid untuk menumbuhkan dan melatih lima Kompetensi Sosial dan Emosional (KSE), yaitu:
  1. kesadaran diri, 
  2. manajemen diri, 
  3. kesadaran sosial, 
  4. keterampilan berelasi, dan
  5. pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. 
Modul 2.2 pembelajaran sosial dan emosional edisi 3 2022 ini  disusun oleh :
  • Jilly Pingkan Kaunang, S.Si-Teol.
  • Rusiati Yo, S.Psi., M.Pd
Hak Cipta ada pada penulis dan Dirjen GTK Kemdikbudristek 2022.

Dalam modul ini, kita akan mengeksplorasi PSE melalui empat indikator yaitu, 
  1. pengajaran eksplisit, 
  2. integrasi dalam praktek mengajar guru dan kurikulum akademik, 
  3. penciptaan iklim kelas dan budaya sekolah, serta 
  4. penguatan KSE pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) melalui keteladanan, proses belajar, dan kolaborasi dengan seluruh komunitas sekolah.

Capaian Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional

Kompetensi Lulusan yang dituju Modul ini diharapkan berkontribusi untuk mencapai kompetensi lulusan sebagai berikut:
  1. Guru Penggerak secara aktif menetapkan tujuan, membuat rencana, dan menentukan cara untuk mencapainya dalam meningkatkan kompetensi dan kematangan dirinya
  2. Guru Penggerak memahami pentingnya mengetahui kebutuhan belajar dan lingkungan yang memfasilitasi seluruh individu di sekolah agar dapat meningkatkan kompetensinya secara aman dan nyaman
  3. Guru Penggerak memfasilitasi guru lain dalam merancang alur dan tujuan pembelajaran yang berorientasi pada masa depan.

  • Capaian Umum

        Secara umum, profil kompetensi yang ingin dicapai dari modul ini adalah:
    1. Guru Penggerak mampu secara aktif menetapkan tujuan, membuat rencana, dan menentukan cara untuk mencapainya dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan psikologis (well-being)
    2. Guru Penggerak paham dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sehingga seluruh individu di sekolah dapat meningkatkan kompetensi akademik dan kesejahteraan psikologis (well-being) secara optimal

  • Capaian Khusus

        Calon Guru Penggerak diharapkan mampu:
  1. Menjelaskan pentingnya Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman agar seluruh individu di sekolah dapat meningkatkan kompetensi akademik dan kesejahteraan psikologis (well-being) secara optimal.
  2. Menjelaskan bagaimana penerapan konsep pembelajaran sosial dan emosional berdasarkan kerangka kerja CASEL (Collaborative for Academic, Social and Emotional Learning) yang bertujuan untuk mengembangkan 5 (lima) kompetensi sosial dan emosional (KSE), yaitu: kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
  3. Mempraktikkan konsep kesadaran penuh (mindfulness) sebagai dasar pengembangan 5 (lima) kompetensi sosial dan emosional (KSE).
  4. Mengimplementasikan Pembelajaran Sosial dan Emosional berbasis kesadaran penuh (mindfulness) melalui pengajaran eksplisit, integrasi dalam praktek mengajar dan kurikulum akademik, penciptaan iklim kelas dan budaya sekolah, dan penguatan kompetensi sosial dan emosional pendidik dan tenaga kependidikan (pendidik dan tenaga kependidikan) di sekolah.

Isi Modul

Modul ini berisikan materi tentang:
  1. Penjelasan tentang urgensi Pembelajaran Sosial dan Emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman agar seluruh individu di sekolah dapat meningkatkan kompetensi akademik dan kesejahteraan psikologis (well-being) secara optimal.
  2. Penjelasan tentang Pembelajaran Sosial Emosional berdasarkan kerangka CASEL yang bertujuan mengembangkan 5 (lima) Kompetensi Sosial dan Emosional (KSE) yaitu: 
    1. kesadaran diri, 
    2. manajemen diri, 
    3. kesadaran sosial, 
    4. keterampilan berelasi, dan 
    5. pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
  3. Penjelasan tentang kesadaran penuh (mindfulness) sebagai dasar dalam penguatan 5 (lima) Kompetensi Sosial Emosional (KSE).
  4. Empat indikator dalam implementasi pembelajaran sosial emosional di kelas dan sekolah, yaitu: 
    • pengajaran eksplisit, 
    • integrasi dalam praktek mengajar guru dan kurikulum akademik, 
    • penciptaan iklim kelas dan dan budaya sekolah, dan 
    • penguatan PSE Pembelajaran Sosial dan Emosional pendidik dan tenaga kependidikan (pendidik dan tenaga kependidikan) di sekolah.
Selengkapnya Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional bisa sobat unduh pada link berikut ini :


Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional"

Guru Sumedang (GS) adalah praktisi Pendidikan yang berkomitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang bersumber dari media lainnya,GS akan berupaya menuliskan sumbernya, dan HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.