Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wacana /Teks Prosedur

Wacana/Teks prosedur adalah teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi agar seseorang dapat melakukan suatu pekerjaan secara tepat. Teks prosedur dapat berisi ajakan, perintah, atau larangan.

Dibawah ini penjelasan wacana /teks prosedur yang disadur dari Buku Bahasa Indonesia Kelas VII, ditulis oleh Rakhma Subarna dkk, cetakan pertama 2021 dan diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Jalan Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat.


Wacana/Teks prosedur adalah teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi agar seseorang dapat melakukan suatu pekerjaan secara tepat. Teks prosedur dapat berisi ajakan, perintah, atau larangan.  Dibawah ini penjelasan wacana /teks prosedur yang disadur dari Buku Bahasa Indonesia Kelas VII, ditulis oleh Rakhma Subarna dkk, cetakan pertama 2021 dan diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Jalan Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat.

Struktur Wacana /Teks Prosedur

Tujuan dari wacana/teks prosedur adalah memberikan petunjuk dan panduan kepada seseorang agar bisa melakukan suatu pekerjaan dengan benar dan  mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu, untuk itu wacana /teks prosedur memiliki struktur sebagai berikut :

  1. Pendahuluan untuk mengajak pembaca melakukan kegiatan yang akan dijelaskan. 
  2. Informasi peralatan dan bahan. 
  3. Langkah-langkah dengan perincian cara, waktu, dan bahan untuk diikuti. 
  4. Dapat memiliki bagian penutup yang mengulang ajakan kepada pembaca untuk melakukan kegiatan. 


Contoh wacana /Teks Prosedur

Tetap Rileks Saat di Kelas 
( Tulisan disadur dari Buku Bahasa Indonesia kelas VII Hal. 71 
yang ditulis Rakhma Subarna dkk .2021)

Materi pelajaran baru, tumpukan tugas, dan ulangan kini mengisi harihari kalian. Jam demi jam pelajaran kalian habiskan dengan duduk memperhatikan, mencatat, bahkan mengerjakan soal ulangan. 

Mungkin kalian merasa jenuh dan lelah hanya dengan duduk di kelas. Tenang, jangan menyerah dulu. Ingatlah untuk selalu melakukan peregangan agar tubuh kalian tidak kaku, kembali ringan, dan lentur. Melakukan peregangan itu mudah. Perhatikan caranya berikut ini.

Contoh Wacana /Teks Prosedur

Bagaimana? Sekarang tubuh kalian terasa lebih ringan dan segar, kan? Selamat beraktivitas kembali!

Menyimpulkan Isi Teks Prosedur

Teks prosedur adalah teks yang memberikan petunjuk, panduan, atau instruksi agar seseorang dapat melakukan suatu pekerjaan secara tepat. Teks prosedur dapat berisi ajakan, perintah, atau larangan. Bacalah kembali teks  "Tetap Rileks Saat di Kelas" di atas

Menelaah Kalimat Pelesapan pada Teks Prosedur

Pada wacana /teks prosedur, langkah-langkah panduan dapat dihubungkan dengan kata penghubung seperti kemudian, berikutnya , dan setelah ini . Terkadang penulis menggunakan kata-kata tersebut terlalu sering sehingga diperlukan pelesapan. 

Pelesapan adalah penghilangan bagian tertentu yang sama dan sudah disebutkan pada kalimat sebelumnya. Umumnya, pelesapan ini terjadi pada kalimat majemuk rapatan, yaitu gabungan beberapa kalimat tunggal yang memiliki  subjek atau predikat atau objek yang sama. 

Perhatikan beberapa contoh pelesapan dalam prosedur membuat puding di bawah ini :

  1. Masukkan sebungkus agar-agar, jeli, dan susu cair sebanyak 500 ml, kemudian aduk (agar-agar, jeli, dan susu) sampai larut dalam air. 
  2. Masak (campuran agar-agar, jeli, dan susu) di atas api. 
  3. Tambahkan gula, kemudian aduk terus (campuran yang sedang dimasak ini) selama 30 menit. 
  4. Setelah mendidih, matikan api, kemudian aduk lagi selama 1 menit. Pudingmu sudah jadi! 
  5. Tuang puding dalam cetakan. Berikutnya, setelah (puding) agak dingin, simpan dalam lemari es.  Perhatikan bagian bercetak tebal yang tidak disebutkan atau dilesapkan dalam teks prosedur di atas. Agar lebih memahami tentang pelesapan, mari kita berlatih melalui Tabel Pelesapan. Perbaikilah kalimat yang belum dilesapkan dari kolom kiri ke kolom kanan!

Mengenali Kalimat Ajakan dan Perintah/larangan dalam Teks Prosedur

Kalimat ajakan atau perintah ditandai dengan: 
  1. akhir kalimat dapat diakhiri dengan partikel lah atau kan ; 
  2. kalimat perintah dapat berpola inversi yaitu kalimat diawali dengan predikat (P), lalu subjek (S), seperti: 
    • a. Peganglah (P) + pinggiran kursi (S)! 
    • b. Ambillah (P) + dua buku pelajaran (S)!
Silahkan kalian bedakan mana yang merupakan ajakan  atau perintah dibawah ini :
  1. Makanlah makanan utama sebanyak tiga kali sehari! 
  2. Duduklah dengan tegak di kursi!
  3. Hindari makanan cepat saji! 
  4. Tenang, jangan menyerah dahulu!
Selain Wacana /Teks prosedur, anda bisa telaah wacana/teks lainnya pada : Jenis-jenis Wacana dalam karangan ilmiah

Demikian pembahasan tentang wacana /teks prosedur, semoga berlatih  menulis dan  membuat teks prosedur menjadi lebih mudah, 

ADH
ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "Wacana /Teks Prosedur"

Guru Sumedang (GS) adalah praktisi Pendidikan yang berkomitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang bersumber dari media lainnya,GS akan berupaya menuliskan sumbernya, dan HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.