Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tupoksi Tenaga Administrasi Kurikulum

Tupoksi Tenaga Administrasi Kurikulum | Tugas utama seorang kepala sekolah adalah  menghadirkan program pembelajaran yang baik bagi siswa-siswinya, namun tentunya dalam pelaksanaannya banyak sekali tantangan yang dihadapi, sedangkan stafnya di bidang kurikulum mendapat bagian tanggung jawab dalam membantu usaha pelaksanaan dan pengembangan serta mewujudkan program pengajaran yang efektif. 

Tentunya kepala sekolah akan menjadi leader yang baik dan efektif manakala ia menguasai seluk beluk kurikulum dan memahami kaitannya dengan kebijaksanaan dan langkah-langkah administratif yang sedang berlaku.


Tupoksi Tenaga Administrasi Kurikulum | Tugas utama seorang kepala sekolah adalah  menghadirkan program pembelajaran yang baik bagi siswa-siswinya, namun tentunya dalam pelaksanaannya banyak sekali tantangan yang dihadapi, sedangkan stafnya di bidang kurikulum mendapat bagian tanggung jawab dalam membantu usaha pelaksanaan dan pengembangan serta mewujudkan program pengajaran yang efektif.   Tentunya kepala sekolah akan menjadi leader yang baik dan efektif manakala ia menguasai seluk beluk kurikulum dan memahami kaitannya dengan kebijaksanaan dan langkah-langkah administratif yang sedang berlaku.

Tupoksi Tenaga Administrasi Kurikulum

Kurikulum adalah pedoman bagi para guru dalam menjalankan tugasnya. apalagi dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka seorang guru berhak dan berkewajiban pula memilih dan menambah materi-materi, sumber-sumber, atau metode-metode pelaksanaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa dan searah dengan perkembangan masyarakat lingkungan sekolah dan kebutuhan global.

Tujuan pendidikan akan berhasil sesuai tujuan pendidikan nasioal dan tujuan sekolah manakala di dukung oleh administrasi kurikulum yang efektif, berkaitan dengan pengelolaan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa yang membutuhkan strategi tertentu sehingga menghasilkan produktifitas belajar. Strategi mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi perlu didukung oleh sumber daya dan tenaga administratif yang memadai. 

Manejemen kurikulum di tinjau dari sisi waktu bisa jangka pendek dan jangka panjang, namun yang penting ada saling berkaitan secara komprehensif, dan  keberlanjutan antara satu program dengan program yang berikutnya. 

Dengan demikian, dapat diartikan administrasi kurikulum adalah upaya  mengoptimalkan pengalaman-pengalaman belajar siswa secara produktif.

Manajemen kurikulum dan program pengajaran merupakan bagian dari pengalaman belajar siswa sebagai subyek dan obyek belajar, sehinga tugas satuan sekolah yang paling utama adalah bagaimana menghadirkan, merealisasikan dan menyesuaikan kurikulum tersebut dengan kegiatan belajar mengajar. 

Selain itu satuan pendidikan bertugas dan berwenang untuk mengembangkan kurikulum muatan lokal sesuai dengan ciri khas dan potensi daerah serta kebutuhan masyarakat dan lingkungannya.

Sebagaimana amanat pasal 38 ayat 1 UU tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berbunyi “Pelaksanaan kegiatan pendidikan dalam satuan pendidikan atas kurikulum yang berlaku secara nasional dan kurikulum yang di sesuaikan dengan keadaan serta kebutuhan lingkungan dan ciri khas satuan pendidikan”

Sebagai tindak lanjut hal tersebut muatan lokal telah dijadikan strategi pokok untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan lokal dan sejauh mungkin melibatkan peran serta masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan.

Serta bertujuan mendekatkan siswa dengan nilai-nilai soaial dan kearifan lokal, serta meningkatkan kemampupan siswa yang dapat diimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari mereka dan menghantarkan siswa untuk benar-benar lebur dan berperan serta memperhatikan lingkungannya.

Tenaga pelaksana urusan Administrasi Kurikulum bertugas khusus yang terkait dengan  kurikulum, dibawah pimpinan kaur Kurikulum/Waka Kurikulum. 

Tupoksi Tenaga Administrasi Kurikulum

Berikut ini program dan Tupoksi tenaga Administrasi kurikulum sebagaimana di jelaskan pada Buku Panduan Tenaga Administrasi Sekolah yang diterbitkan kemdikbud 2017 :

  1. Program Harian 
    • Mengisi buku kegiatan harian.
    • Menyiapkan dan membuat membuat perangkat guru. 
  2. Program Mingguan 
    • Menyiapkan dan membuat agenda ekskul. 
    • Menyiapkandan membuat agenda kerja MGMP. 
    • Menyiapkan dan membuat formulir penilaian. 
  3. Program Semesteran 
    • Membuat  jadwal kegiatan. 
    • Menyiapkan perlengkapan tes semesteran. 
  4. Program Tahunan 
    • Membuat program kerja. 
    • Membuat buku jurnal pembelajaran. 
    • Membuat buku agenda mengajar.  
    • Membuat laporan 

Demikian rangkaian tugas pokok dan fungsi /tupoksi Tenaga Administrasi Kurikulum di satuan pendidikan, semoga bermanfaat.

Tupoksi tenaga TU/administrasi sekolah lainnya bisa anda cek dilink dibawah ini :

  1. Tupoksi Kepala TU /Kepala Administrasi Sekolah
  2. Tupoksi Pelaksana Urusan Kepegawaian 
  3. Tupoksi Pelaksana Urusan Adminstrasi Keuangan 
  4. Tupoksi Pelaksana Urusan Administrasi Sarana dan Prasarana 
  5. Tupoksi Pelaksana Urusan Administrasi Hubungan Sekolah dengan Masyarakat 
  6. Tupoksi Pelaksana Urusan Administrasi Persuratan dan Pengarsipan 
  7. Tupoksi Pelaksana Urusan Administrasi Kesiswaan 
  8. Tupoksi Pelaksana Urusan Administrasi Kurikulum 
  9. Tupoksi Pelaksana Urusan Administrasi Layanan khusus (penjaga sekolah, petugas kebersihan, pesuruh, pengemudi,operator dapodik dll) 
Sumber referensi :
  • Kementrian pendidikand an kebudayaan.2017.Panduan kerja Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah.Jakarta.Direktorat PTK Dikdasmen
  • Azis Rosmiaty (2016).Pengantar Administrasi Pendidikan.SIBUKU.Yogyakarta
ADH
ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

Posting Komentar untuk "Tupoksi Tenaga Administrasi Kurikulum"

Guru Sumedang (GS) adalah praktisi Pendidikan yang berkomitmen untuk kemajuan dunia pendidikan. Artikel,Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang bersumber dari media lainnya,GS akan berupaya menuliskan sumbernya, dan HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.