Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Model Pembelajaran Berbasis Proyek

Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Projeck based learning ) PjBL adalah pembelajaran yang menggunakan proyek /kegiatan sebagai proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. 

Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Projeck based learning ) PjBL adalah pembelajaran yang menggunakan proyek /kegiatan sebagai proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Siswa merancang proyek (Siswa-siswi SMPN 4 Sumedang)

Penekanan pembelajarannya terletak pada aktivitas-aktivitas peserta didik untuk menghasilkan produk dengan menerapkan keterampilan :

  1. Meneliti, 
  2. Menganalisa, 
  3. Merancang 
  4. Mmembuat 
  5. Mempresentasikan produk

Produk yang dimaksud adalah hasil proyek berupa desain, karya tulis, karya seni,karya teknolog/prakarya, dan lain-lain.  Peserta didik bisa bekerja mandiri maupun berkelompok dalam menghasilkan produk nyata.

Penekanan pembelajarannya terletak pada aktivitas-aktivitas peserta didik untuk menghasilkan produk dengan menerapkan keterampilan :  Meneliti,  Menganalisa,  Merancang  Mmembuat  Mempresentasikan produk Produk yang dimaksud adalah hasil proyek berupa desain, karya tulis, karya seni,karya teknolog/prakarya, dan lain-lain.  Peserta didik bisa bekerja mandiri maupun berkelompok dalam menghasilkan produk nyata.
Siswa SMPN 4 Sumedang sedang mempresentasikan rancangan proyek

Peran guru dan siswa dalam pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek  sebagai berikut.

A. Peran Guru
  1. Merencanakan dan mendesain pembelajaran
  2. Membuat strategi pembelajaran
  3. Membayangkan interaksi yang akan terjadi antara guru dan siswa
  4. Mencari keunikan siswa
  5. Menilai siswa dengan cara transparan dan berbagai macam penilaian
  6. Membuat portofolio pekerjaan siswa
B. Peran Siswa
  1. Menggunakan kemampuan bertanya dan berpikir
  2. Melakukan riset sederhana
  3. Mempelajari ide dan konsep baru
  4. Belajar mengatur waktu dengan baik

Langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek :

Langkah-langkah Deskripsi Kegiatan guru
Langkah 1
Penentuan proyek
Guru bersama dengan perserta didik menentukan tema /topik proyek
Langkah 2
Perancangan langkah-langkah
Guru mengfasilitasi peserta didik untuk merancang langkah-langkah kegiatan penyelesaian proyek pengelolaannya
Langkah 3
penyusunan Jadwal Pelaksanaan
Guru memberikan pendampingan kepada peserta didik dalam melakukan penjadwalan semua kegiatan yan gpernah dirancang
Langkah 4
Penyelesaian proyek dengan fasilitasi dan monitoring guru
Guru mengfasilitasi dan memonitor peserta didik dalam melaksanakan rancangan proyek yang telah dibuat
Langkah 5
Penyusunan laporan danpresentasi serta publikasi hasil proyek
Guru mengfasilitasi peserta didik mempresentasikan dan mempublikasikan hasil karya
Langkah 6
Evaluasi proses dan hasil proyek
Guru dan peserta didik pada akhir proses pembelajaran melakukan refleksi dan hasil tugas proyek

Ciri utama pembelajaran berbasis proyek antara lain:

  1. pembelajaran berpusat pada siswa (student center)
  2. tugas berhubungan dengan permasalahan sekitar kehidupan nyata peserta didik 
  3. tugas proyek berdasarkan suatu tema atau topik  yang telah ditentukan dalam pembelajaran. 
  4. proyek yang dibuat secara otentik dalam menghasilkan produk nyata 
  5. produk, laporan atau hasil karya tersebut selanjutnya dipresentasikan untuk  saling mendapatkan tanggapan dan umpan balik atas produk yang dibuat untuk perbaikan proyek berikutnya.

Manfaat pembelajaran berbasis proyek  menurut Wilujeung,Insih (2017:213) :

  1. Memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam pembelajaran
  2. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah. 
  3. Membuat peserta didik lebih aktif dalam memecahkan masalah yang kompleks
  4. Mengembangkan dan meningkatkan keterampilan peserta didik dalam mengelola sumber/bahan/alat untuk menyelesaikan tugas.
  5. Meningkatkan kolaborasi  peserta didik khususnya pada PBP yang bersifat kelompok

Kharakteristik PjBL menurut (Klein, et al, 2009) adalah: 

  1. Leads students to investigate important ideas and questions
  2. Is framed around an inquiry process
  3. Is differentiated according to student needs and interests 
  4. Is driven by student independent production and presentation rather than teacher delivery of information 
  5. Requires the use of creative thinking, critical thinking, and information skills to investigate, draw 
  6. conclusions about, and create content
  7. Connects to real world and authentic problems and issues   

Thomas (2000) menetapkan lima criteria Pembelajaran Berbasis Proyek. 

  1. keterpusatan (centrality),
  2. berfokus pada pertanyaan atau masalah,
  3. investigasi konstruktif atau desain, 
  4. otonomi pebelajar, dan
  5. Realistis
  6. Menekankan aktivitas pembelajaran siswa


Model Pembelajaran lainnya yang layak anda baca ;

  • Problem Based Learning DISINI
  • Inquiry/Discovery Learning  DISINI
Panggil saja ADH
Panggil saja ADH "Hebatnya seorang guru karena mendidik, dan rekreasi paling indah adalah mengajar" (KH Maimoen Zubair)

2 komentar untuk "Model Pembelajaran Berbasis Proyek"

Jangan lupa tinggalkan komentar sebagai alat silaturahmi dan jika bermanfaat bisa saudara share,Sukses selalu

Video dan atau Gambar di situs www.gurusumedang.com kadang berasal dari sumber media lainnya, HAK CIPTA sepenuhnya dipegang media tersebut.